Chivu Bicara Reaksi Inter Usai Bangkit dari Ketertinggalan: Akui Kesalahan, Puji Mental Tim, Bro!
Gobetnews – Gobetmania Yo, guys! Inter Milan balik nunjukin daya bangkitnya di Serie A. Tertinggal dua gol duluan, Nerazzurri berhasil balikin keadaan dan nge-bom Pisa dengan skor telak 6-2 di kandang sendiri. Kemenangan itu gak cuma ditentuin oleh kualitas individu, tapi juga respons kolektif tim dalam situasi sulit. Inter bahkan udah pastiin comeback sebelum turun minum.
Pelatih Cristian Chivu nilai laga ini sebagai ujian mental yang berhasil dilewati timnya. Dia juga kasih penjelasan terkait momen krusial di awal pertandingan.
Chivu Terkesan dengan Reaksi Tim
Cristian Chivu negasin pertandingan sepak bola gak pernah selesai sebelum peluit akhir. Menurutnya, Inter mampu balikin keadaan karena tetep percaya pada proses meski tertinggal. Pelatih asal Rumania itu nilai reaksi para pemain jadi faktor penentu. Inter gak kehilangan arah dan terus tekan Pisa dengan kualitas serta intensitas tinggi.
“Sebuah pertandingan berlangsung 100 menit, dan itu bisa dibalikkan,” ujar Chivu ke DAZN melalui FCInter1908.
Blunder Sommer dan Tanggung Jawab Pelatih
Gol pembuka Pisa lahir dari situasi build-up Inter yang gagal. Yann Sommer kehilangan bola di luar kotak penalti, yang kemudian dimanfaatkan Stefano Moreo buat cetak gol dengan lob jarak jauh. Chivu secara terbuka bela kiper asal Swiss itu. Dia negasin kesalahan itu berawal dari instruksi yang dia kasih.
“Itu salah saya karena saya yang meminta hal-hal tertentu kepada kiper. Terkadang saya menempatkan Yann dalam situasi sulit,” kata Chivu.

Titik Balik dan Pergantian Krusial
Setelah kebobolan dua gol, Inter balik kemasukan dari situasi bola mati. Tapi, Chivu lihat momen itu justru picu reaksi positif dari timnya. Pergantian Federico Dimarco ganti Luis Henrique di menit 34 jadi titik balik laga. Dimarco lalu tampil sebagai Man of the Match dengan satu gol dan satu assist.
“Mereka mencetak gol dari situasi bola mati. Setelah itu, kami menunjukkan kebanggaan dan terus menekan dengan kualitas dan intensitas, lalu membalikkan keadaan,” ucap Chivu.
Mentalitas dan Percaya Proses
Buat Chivu, sikap pemain jadi aspek terpenting dari kemenangan ini. Dia nilai Inter sempat di ambang situasi sulit, tapi pilih tetep jalanin rencana permainan. Pelatih Inter itu akui masih ada penyesalan kecil karena gol keempat baru tercipta di akhir laga. Tapi secara keseluruhan, dia puas sama respons anak asuhnya.
“Sikap adalah hal terpenting; terkadang Anda harus menderita, tetapi yang menentukan adalah bagaimana Anda bereaksi. Kami bisa saja runtuh, tetapi tim tetap melakukan hal-hal mereka,” ujarnya.
Kepercayaan pada Pio Esposito dan Skuad
Keunggulan Inter sebelum jeda dipastikan oleh Pio Esposito yang cetak gol sesaat sebelum turun minum. Itu jadi gol ketiganya di Serie A musim ini. Chivu puji keberanian sang pemain muda dalam ambil tanggung jawab. Dia negasin seluruh pemain dalam skuad punya peran sama pentingnya.
“Dia benar-benar ingin membuktikan diri dan berani mengambil tanggung jawab, seperti semua 25 pemain kami,” kata Chivu. “Dan jika semuanya tidak berjalan baik, itu akan selalu menjadi salah saya karena terkadang saya mendorong terlalu keras. Saya senang mereka percaya pada pekerjaan kami.”
Baca Juga : Dari Bangku Cadangan ke Man of the Match, Dimarco Buka Rahasia Kebangkitan Inter, Bro!
Nah, Inter makin solid nih! Chivu akui kesalahan tapi puji mental tim yang bikin comeback keren. Kalian gimana pendapatnya soal laga ini? Siap nonton Inter selanjutnya, ya! ⚽🔥
