
Dalang Kericuhan? Luis Enrique Beri Pembelaan, Sebut Semua Orang Terlibat!
Gobetnews – Gobermania Kekalahan PSG di final Piala Dunia Antarklub 2025, Senin (14/7/2025), menyisakan cerita panjang yang bikin heboh! Laga itu ditutup dengan insiden panas yang melibatkan para pemain dari kedua tim, dan pelatih PSG, Luis Enrique, jadi figur sentral dalam kericuhan tersebut.
Enrique terekam kamera mendorong pemain Chelsea, Joao Pedro, hingga terjatuh ke tanah. Tapi, mantan pelatih Barcelona ini dengan tegas membantah tudingan bahwa ia sengaja melakukan aksi tersebut. Dia pun memberikan penjelasan versinya mengenai apa yang sebenarnya terjadi.
Bantahan dan Niat Melerai Situasi!
Luis Enrique langsung klarifikasi soal keterlibatannya dalam keributan di akhir laga. Dia bilang niatnya cuma mau memisahkan para pemain yang lagi bersitegang. Menurutnya, insiden kayak gini harus dihindari oleh semua pihak.
“Saya lihat Maresca. Saya lihat dia mendorong yang lain dan kami harus memisahkan semua pemain. Saya nggak tahu dari mana tekanan itu berasal,” jelas pelatih asal Spanyol ini.
“Namun ini adalah situasi yang harus kita semua hindari. Itu sudah jelas. Niat saya adalah ingin memisahkan para pesepak bola, agar situasinya nggak jadi lebih buruk,” ujar Luis Enrique.
Akui Adanya Tekanan Tinggi!

Sang pelatih nggak menampik bahwa tensi pertandingan final itu sangat tinggi. Dia bilang level stres yang dirasakan semua orang bikin insiden kayak gini sulit untuk dihindari. Enrique juga menekankan bahwa semua orang terlibat dalam kekacauan tersebut.
“Saya nggak punya masalah untuk ungkapin perasaan saya di akhir pertandingan dalam tekanan tingkat tinggi. Itu sangat bikin stres bagi kami semua. Mustahil untuk menghindarinya.”
“Semua orang terlibat. Itu bukan yang terbaik dan merupakan hasil akhir dari tingginya tekanan pertandingan,” sambungnya.
Tolak Label Pecundang!
Meskipun gagal bawa pulang trofi juara, Luis Enrique menolak keras anggapan bahwa timnya adalah pecundang. Baginya, ada perbedaan besar antara jadi runner-up dan pecundang.
Dia mendefinisikan seorang pecundang sebagai sosok yang memilih untuk menyerah. Dalam kompetisi olahraga level atas kayak gini, menurutnya, nggak ada istilah pecundang sama sekali.
“Kami bukan pecundang, nggak ada pecundang. Kami adalah runner-up,” tegasnya.
Baca Juga : Dari Kritik Pedas ke Golden Glove, Robert Sanchez Beri Jawaban dengan Penampilan Memukau!
“Seorang pecundang adalah seseorang yang menyerah. Di level olahraga setinggi ini, nggak ada yang namanya pecundang sama sekali,” tutup Luis Enrique.
Jadi, meskipun PSG pulang tanpa trofi, Enrique tetap optimis dan berusaha untuk bangkit lagi!