gobetnews_top_banner_2025

Dari Bangku Cadangan ke Man of the Match, Dimarco Buka Rahasia Kebangkitan Inter, Bro!

Gobetnews – Gobetmania Yo, guys! Kemenangan gede Inter atas Pisa gak sepenuhnya nge-gambar betapa sulitnya laga itu di awal pertandingan. Nerazzurri sempat tertinggal dua gol sebelum akhirnya bangkit dan tutup laga dengan skor telak 6-2. Federico Dimarco jadi figur sentral dalam ubah alur pertandingan itu. Masuk sebagai pemain pengganti di babak pertama, bek kiri Italia itu langsung kasih dampak signifikan. Usai laga, Dimarco buka cerita di balik comeback Inter, mulai dari pendekatan tim saat tertinggal sampe perjalanan pribadinya dalam bangun balik performa musim ini.

Masuk Lebih Awal, Fokus Inter Cuma Satu

Dimarco diturunin setelah laga jalan 34 menit, saat Inter lagi dalam situasi genting. Saat itu, tuan rumah tertinggal dua gol dan butuh respons cepet. Bek kiri itu negasin fokus tim gak bercabang ke hal lain. Prioritas Inter saat dia masuk ke lapangan cuma balikin keadaan dan menangin pertandingan. “Ketika saya masuk, satu-satunya hal yang ada di pikiran kami adalah memenangkan pertandingan, tidak ada yang lain. Kami tidak memulai laga dengan baik,” kata Federico Dimarco ke DAZN.

Target Sederhana yang Ubah Arah Laga

Dalam kondisi tertinggal, Inter gak pasang target muluk. Menurut Dimarco, rencana awal tim sangat sederhana dan realistis. Tujuannya cetak setidaknya satu gol sebelum turun minum biar babak kedua bisa dimainin dengan situasi beda. Pendekatan ini jadi fondasi kebangkitan Nerazzurri. “Ide kami adalah mencetak setidaknya satu gol di babak pertama, lalu babak kedua akan berjalan panjang. Ternyata kami mencetak tiga gol dan bermain dengan baik.” “Ini bisa terjadi ketika Anda memainkan banyak pertandingan; terkadang pendekatan awal bisa keliru, tapi yang penting adalah membalikkan situasi,” ujarnya.

Masuk dari bangku cadangan, langsung mengubah arah laga dan jadi pembeda. Mental juara, dampak nyata. 🔵⚫

Refleksi Pribadi dan Konsistensi Musim Ini

Penampilan gemilang lawan Pisa gak datang begitu aja buat Dimarco. Dia ungkap sempat ambil jarak dari lingkungan pertemanan demi fokus perbaiki diri. Setelah periode sulit musim lalu, Dimarco pilih mulai ulang dengan pendekatan lebih introspektif. Waktu refleksi itu dia gunain buat evaluasi diri, baik sebagai pemain maupun secara personal. “Saya selalu bekerja keras dalam latihan. Setelah periode buruk musim lalu, saya ingin memulai dari nol. Saya menghabiskan satu bulan di mana saya menghilang dari teman-teman karena butuh waktu untuk berpikir,” ucapnya. “Saya mencoba memulai lagi sekuat mungkin dan berhasil melakukannya. Saya mengisolasi diri untuk memikirkan di mana saya bisa berkembang, bukan hanya di lapangan, tetapi juga secara pribadi. Saya senang.”

Baca Juga : Legenda Liverpool Ini Pasang Badan Buat Jude Bellingham yang Lagi Alami Penurunan Performa di Real Madrid, Bro!

Kemenangan atas Pisa kokohin posisi Inter di puncak klasemen Serie A. Tim asuhan Cristian Chivu sekarang unggul enam poin dari Milan di peringkat kedua. Wah, Inter makin pede nih! Kalian siapa yang jadi fans Dimarco? Siap nonton laga selanjutnya, ya! ⚽🔥

Other Articles

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.
GOBET