Gol PlayStation Ousmane Dembele: Sempat Salah Kontrol, Lanjut dengan Tembakan Lob Manis, Bro!
Gobetnews – Gobetmania Yo, wajah terperangah kiper Lille, Berke Ozer, jadi penanda paling jujur dari momen yang sulit dipercaya nih, bro! Tergeletak di dalam gawangnya sendiri di Parc des Princes, Ozer baru aja saksikan sesuatu yang gak biasa.
Ousmane Dembele cetak gol keduanya di kemenangan 3-0 PSG atas Lille, Sabtu 17 Januari 2026 dini hari WIB, lewat aksi yang kemudian disebut sang pelatih sebagai “gol PlayStation”. Dari sentuhan pertama sampe bola bersarang di gawang, semuanya terjadi cuma dalam 3,2 detik.
Malam itu bakal selalu diingat bukan semata karena skor, melainkan karena satu chip kaki kiri yang rangkum keberanian, presisi, sama bakat murni Dembele.
Pelatih PSG, Luis Enrique, Tak Menyembunyikan Kekagumannya
Pelatih PSG, Luis Enrique, gak sembunyi kekagumannya di konferensi pers seusai laga. Dia gambarin gol itu dengan istilah yang langsung melekat.
“Gol PlayStation. Saat Anda tekan semua tombol sekaligus, itulah yang terjadi,” kata Enrique. Dia tegas kalau cuma pemain dengan kualitas Dembele yang mampu lakuin aksi kayak gitu di ruang sama waktu yang begitu sempit.
Pujian itu terasa wajar. Bahkan buat pemain yang raih Ballon dOr tahun lalu, momen itu tetep istimewa. Enrique balik tegas kalau kecemerlangan itu lahir dari kualitas individu yang jarang dimiliki pemain lain.
Di musim yang kerap diganggu cedera buat juara Liga Champions, gol ini jadi pengingat betapa berbahayanya Dembele pas lagi kondisi ideal.
Awal Serangan dari Hal Sederhana
Sebelum keajaiban itu tercipta, segalanya bermula dari kerja keras. Upaya Lille bangun serangan dari lini belakang dipatah oleh kekuatan Nuno Mendes di area tengah.

Bola kemudian dialir cepat ke sisi kanan, menuju Desire Doue. Dalam sekejap, situasi terlihat tetep aman buat Lille, yang punya empat pemain di belakang bola.
Tapi, satu umpan satu sentuhan ke kaki Dembele ubah segalanya. Pertahanan Lille mendadak panik, sementara sang penyerang mulai kuasai ritme di tepi kotak penalti.
Dembele ungkap niat awalnya selepas laga. “Saya mau tembak dengan sentuhan pertama,” katanya ke PSG TV. “Saya sedikit salah kontrol bola.”
Salah Kontrol yang Menjadi Umpan
Penekanan ada di kata “sedikit”. Bola nyaris gak pernah lepas dari kaki Dembele, sama dari momen itulah dia mulai permain para bek Lille.
Dua bek tengah, Nathan Ngoy sama Aissa Mandi, gerak mendekat. Mandi bahkan jatuh diri, berusaha tutup kemungkinan tembakan. Dembele respons dengan cekatan, lakuin gerakan mutar sama sentuhan cepat buat cari ruang.
Masalahnya, ruang itu makin sempit. Empat pemain Lille sekarang di radius dua meter, tiga di antaranya tepat halang jalur tembak. Tapi Dembele pilih pikir di luar kebiasaan.
“Saya liat kiper sedikit maju, jadi saya coba lakuin lob,” ujarnya. Salah kontrol tadi justru tarik Ozer keluar dari garis gawang, buka peluang yang nyaris gak terlihat oleh pemain lain.
Chip yang Mengubah Segalanya
Di momen yang tuntut presisi sempurna, Dembele angkat bola dengan chip kaki kiri dari jarak 14 yard. Bola lambung lembut lewat Ozer, yang udah berusaha mundur ke tepi kotak enam yard.
Tangan kiri Ozer terjulur, tapi gak mampu henti bola melayang ke gawang. Buat sang kiper, itu jadi pengalaman yang merendahkan, meski nyaris gak ada kesalahan gede yang dia lakuin.
Baca Juga : Hasil Cagliari vs Juventus: Dominan Tanpa Gol, Juve Tumbang 0-1, Bro!
Reaksi para pemain PSG tegas betapa luar biasanya gol itu. Gelandang Vitinha terlihat ucap “Wow!” pas peluk Dembele di perayaan.
Semoga Dembele terus bintang, bro! Ligue 1 makin panas nih! ⚽🔥
