Jakarta Pertamina Enduro Bidik Back to Back Juara di Proliga 2026, Punya Modal Skuad yang Makin Mentereng Nih!
Gobetnews – Gobetmania Jakarta Pertamina Enduro (JPE) gak mau kehilangan mahkota di Proliga 2026. Sebagai juara bertahan, tim voli putri ini pasang target tinggi di Proliga 2026.
Kekuatan skuad jadi modal utama buat Jakarta Pertamina Enduro buat saing sama kontestan lainnya. Megawati Hangestri Pertiwi balik lagi, ditopang Tisya Amallya Putri dan Iana Shcherban. Mereka diyakini bikin tim makin kuat.
Komposisi tim juga diperkuat pemain asing anyar. Wilma Salas asal Kuba diharap nambah daya gedor dan pengalaman internasional.
Dengan fondasi tim yang solid, JPE tatap Proliga 2026 sebagai ujian konsistensi. Targetnya jelas: pertahankan gelar juara.
Skuad Juara Bertahan Kian Lengkap
Kehadiran Wilma Salas jadi sorotan utama. Pemain asal Kuba itu peraih Juara 1 WEVZA Cup 2024–2025 dan diplot lengkapin kekuatan asing JPE.
Sebelumnya, JPE udah punya Iana Shcherban yang tampil krusial musim lalu. Kombinasi keduanya diharap jaga level permainan tetep tinggi sepanjang musim.

Dari sisi kepelatihan, JPE tetep percaya kursi pelatih ke Bulent Karslıoglu. Pelatih asal Turki itu dikenal pendekatan detail, disiplin, dan konsistensi.
Bulent nilai kesiapan tim harus dijaga dari laga ke laga. “Proliga adalah kompetisi yang panjang. Fokus kami jaga kesiapan dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. Kami juga mau para pemain siap hadapi tekanan bareng, baik di dalam maupun di luar lapangan,” ujarnya.
Target Juara dan Komitmen Tim
Manajemen tegasin Proliga 2026 adalah panggung pembuktian. Chef de Mission JPE, Werry Prayogi, tekan pentingnya konsistensi sebagai juara bertahan.
“Jakarta Pertamina Enduro selalu bawa ekspektasi tinggi di setiap musim, terutama karena udah catat sejarah tiga kali juara,” kata Werry Prayogi.
“Oleh karena itu, musim ini kami fokus di penguatan komposisi tim, peningkatan kualitas latihan, dan manajemen tim yang lebih matang buat balik saing di level tertinggi,” sambungnya.
Dari dalam tim, semangat juara terus dijaga. Kapten tim Tisya Amallya Putri tekan kekompakan, sementara Megawati simpan ikatan emosional kuat sama JPE.
Baca Juga : Tudingan Miring! Ruben Amorim Sengaja Cari Dipecat Demi Kompensasi Gede dari Man United?
“Tim ini (JPE) punya arti yang sangat spesial buat saya. Di sinilah saya pertama kali mulai perjalanan di Proliga pada 2015, saat tim ini masih bernama Jakarta Pertamina Energi. Karena itu, pas ada kesempatan balik, saya rasa ini keputusan yang tepat,” ucapnya.
