Luciano Spalletti Kritik Start Lambat Juventus dan Puji Peran Kenan Yildiz
Gobetnews – Gobetmania Juventus raih kemenangan 2-1 atas Cagliari di lanjutan Serie A 2025/2026, Minggu (30/11/2025) dini hari WIB. Meski gitu, Luciano Spalletti nilai timnya belum nunjukin karakter terbaik sejak awal pertandingan.
Pertandingan di Allianz Stadium itu jalan ketat karena kedua tim sama-sama tekan sejak menit pertama. Juventus bahkan sempet tertinggal sebelum akhirnya mampu balikin keadaan.
Performa Kenan Yildiz jadi pembeda, terutama berkat dua gol yang dia ciptain di babak pertama. Aksi pemain muda itu jaga asa Juventus buat terus naik di papan klasemen.
Kemenangan ini juga lambungin motivasi tim setelah beberapa pekan alami inkonsistensi. Usai pertandingan, Spalletti evaluasi performa tim dan nilai peran Yildiz di duel itu.
Spalletti Nilai Juventus Masih Terlalu Pasif di Awal Laga
Spalletti akui Juventus nggak mulai pertandingan dengan keberanian yang cukup pas ngejamu Cagliari. Dia nilai para pemainnya baru nunjukin performa optimal setelah gol pertama tercipta.
Menurutnya, Juventus punya kualitas buat kontrol laga lebih cepet, tapi hal itu nggak jalan sejak menit pertama. Spalletti nilai reaksi tim setelah tertinggal justru nunjukin level sebenarnya.
“Kami masuk lapangan dengan terlalu pasif dan cuma lakuin hal-hal dasar,” ujar Luciano Spalletti ke DAZN. “Kami punya pemain berkualitas, dan dari pelatih pun Anda pasti harap lebih,” ucapnya.

Pelatih Juventus itu tegasin tim baru sadar potensi sesungguhnya setelah ciptain peluang berbahaya pertama.
“Pas Anda mulai nempatin diri di posisi buat cetak gol, Anda bakal ngerti kalau sebelumnya Anda bisa lakuin banyak hal dengan cara beda,” kata Spalletti.
Kenan Yildiz Menjadi Pembeda dalam Kemenangan Juventus
Spalletti bilang momen krusial di pertandingan terjadi pas Kenan Yildiz mulai dapet ruang main. Pemain muda itu cetak dua gol yang ubah arah pertandingan sebelum babak pertama berakhir.
Dia juga bilang Yildiz punya kualitas yang mampu tentuin hasil laga meski Juventus lagi di tekanan. Menurutnya, atribut yang dimiliki sang pemain nunjukin karakter seorang pembeda.
“Dia punya kualitas seorang juara, seorang nomor sepuluh, sosok yang bisa ciptain kemenangan dari situasi apa pun,” ujar Spalletti.
Baca Juga : Xabi Alonso Tepis Isu Pemecatan dan Tegaskan Situasi Real Madrid Tetap Solid
Spalletti tambahin kalau struktur taktik Juventus memang dirancang buat kasih kebebasan ke Yildiz.
“Membiarkannya bebas, nggak terpaku di satu sisi… bentuk 2-1 itu juga buat kasih dia kesempatan masuk ke tengah dan lepas tembakan,” katanya.
