gobetnews_top_banner_2025
Ruben Amorim

Man United Mengecewakan, Gosip Pemecatan Ruben Amorim Mulai Memanas

Amorim Terancam Dipecat! MU Dipermalukan Tim Divisi 4

Gobetnews – Gobetmania Ruben Amorim berdiri di tengah Blundell Park dengan muka masam banget. Ratusan suporter Grimsby Town teriak-teriak “Sacked in the morning” setelah Manchester United tumbang lewat adu penalti lawan tim kasta keempat Inggris. Malu banget!

Hasil ini catat sejarah kelam bagi Setan Merah. Buat pertama kalinya, mereka disingkirin tim divisi empat dalam ajang piala, usai main imbang 2-2 dan kalah 11-12 di babak tos-tosan.

Dalam konferensi pers, Amorim nggak nyembunyiin kekecewaannya. Ucapannya ditafsirkan sebagai sinyal kuat mengenai masa depannya di klub.

Dia bahkan ngasih isyarat kalo keputusan besar mungkin diumumin pas jeda internasional pekan depan, memunculkan spekulasi tentang posisinya yang makin rapuh.

Masa Depan Amorim di Ujung Tanduk

Kekalahan dari Grimsby Town jadi tamparan keras buat Amorim. Ke ITV, dia ngelontarin kalimat yang bikin kaget:

“Saya pikir pemain menunjukkan dengan sangat keras tentang apa yang mereka inginkan hari ini. Sesuatu harus berubah, dan kita tidak akan mengganti 22 pemain lagi.”

Dia nambahin kalo ada waktu buat ngambil keputusan, merujuk pada jeda internasional yang bakal dateng. Periode itu dinilai sebagai momentum penting buat ngevaluasi berbagai hal, termasuk masa depannya sendiri.

Tugas berat udah nunggu lawan Burnley di Old Trafford pada Sabtu. Setelahnya, jeda internasional dua pekan bakal jadi titik krusial sebelum derby Manchester ngadepin City pada 14 September.

Struktur baru di manajemen MU, di bawah Omar Berrada sama Jason Wilcox, sekarang dapet ujian pertama. Keputusan terkait Amorim bakal jadi penentu reputasi mereka.

Ruben Amorim
Skuad Manchester United beri aplaus ke suporter, tunjukkan rasa hormat usai pertandingan

Penampilan Memalukan dan Kekecewaan Amorim

Amorim nolak nyari kambing hitam. Dia ngegas kekalahan ini bukan salah individu kayak Andre Onana, meski dua gol Grimsby tercipta gara-gara kesalahan kiper asal Kamerun itu.

“Ini tim divisi empat, Andre seharusnya hanya bermain dengan kakinya selama pertandingan ini,” ujarnya. Tapi dia nekenanin kalo akar persoalan adalah mentalitas tim yang tampil tanpa intensitas sejak awal laga.

United keliatan kesulitan ngadepin pressing Grimsby. Bahkan, lawan sempet unggul 2-0 sebelum MU maksa skor imbang di akhir babak kedua.

Menurut Amorim, hasil imbang atau adu penalti bukan poin utama. Baginya, performa buruk sepanjang 90 menit udah cukup jadi sinyal kalo kemenangan pun nggak bakal pantas.

Dampak bagi Pemain dan Rekrutan Anyar

Kekalahan ini juga nunjukin lemahnya kontribusi rekrutan baru. Patrick Dorgu sama Manuel Ugarte ditarik keluar di babak pertama, sementara Joshua Zirkzee cuma diturunin delapan menit karena baru pulih dari cedera.

Bryan Mbeumo, pencetak gol penyama kedudukan, justru gagal di babak penalti. Tendangannya yang nabrak mistar jadi momen penentu kekalahan MU.

Leny Yoro beruntung nggak masuk dalam skuad laga ini. Sedangkan Kobbie Mainoo main penuh 120 menit, sebuah keputusan yang memunculkan tanda tanya mengingat perannya sekarang terpinggirkan di tim utama.

Baca Juga  : Prediksi Lecce vs AC Milan 30 Agustus 2025

Kekalahan dari Grimsby bukan sekadar hasil buruk, melainkan pukulan psikologis. Manchester United kembali jadi bahan bully, sementara Amorim sama manajemen klub dituntut segera nemuin solusi sebelum krisis makin dalam.

Gimana nih, bakal dipecat nggak ya Amorim? Kita tunggu keputusan di jeda internasional!

Other Articles

Berita BolaBerita Olahraga
AC Milan
Berita BolaBerita Olahraga
Toulouse

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.
GOBET