gobetnews_top_banner_2025

Sedikit Rasa Pahit dari Kemenangan Manis Barcelona, Bro!

Gobetnews – Gobetmania Yo, Barcelona pastiin gelar Piala Super Spanyol 2026 setelah takluk Real Madrid dengan skor 3-2 di Jeddah nih, bro! Kemenangan ini layak dikenang berkat dominasi permainan sama ketajaman lini depan yang konsisten sepanjang laga.

Pertandingan final Supercopa de Espana di King Abdullah Sports City itu berlangsung Senin, 12 Januari 2026, dengan kick-off pukul 02.00 WIB. El Clasico kali ini berjalan terbuka, penuh gol, sama tuntut konsentrasi tinggi sejak menit awal.

Tapi, ada sedikit rasa pahit dari kemenangan manis ini. Di tengah euforia juara, sebagian pendukung tetep tinggalin stadion dengan kegelisahan yang sulit diabaikan.

Dominasi Tanpa Kontrol Penuh Barcelona

Sejak awal laga, Barcelona kuasai bola sama maksa Real Madrid bertahan rendah. Pendekatan itu perlihat perbedaan kualitas penguasaan permainan yang cukup mencolok.

Real Madrid tampak kesulitan bangun serangan lewat lini tengah. Alur permainan mereka kerap terputus sama lebih banyak harap di serangan balik sporadis.

Barcelona dan Real Madrid saling sikut di lini tengah — adu fisik, gengsi, dan intensitas tinggi sejak menit awal.

Kondisi gitu bikin Barcelona leluasa tekan sama ciptain peluang lebih bersih. Gol Raphinha di menit ke-36 jadi bukti efektivitas tekanan yang dibangun sejak fase awal.

Keunggulan itu sempet goyah pas Vinicius Junior samain skor di menit 45+2. Tapi, Robert Lewandowski langsung balikin keunggulan dua menit berselang lewat penyelesaian klinis.

Tapi, pertandingan tetep terasa terlalu terbuka buat tim yang dominasi penguasaan bola. Real Madrid mampu samain skor lagi lewat Gonzalo Garcia di menit 45+6.

Lini Belakang Barcelona yang Rapuh

Masalah terbesar datang dari sisi kanan pertahanan Barcelona yang gagal imbangi agresivitas lawan. Jules Kounde kesulitan baca pergerakan Vinicius Junior sama kerap terlambat tutup ruang.

Pau Cubarsi juga gak di performa terbaiknya di laga ini. Intersep sama sapuan yang biasanya rapi justru sering meleset di momen krusial.

Akibatnya, Real Madrid berkali-kali temu celah dari area yang sama. Pola itu berulang sama nyaris berujung petaka di babak kedua.

Situasi bola mati pun gak ditangani dengan baik. Gol penyama kedudukan kedua berawal dari kegagalan bersihin bola di area sendiri.

Untungnya, Raphinha balik jadi pembeda lewat gol keduanya di menit ke-73. Gol ini pastiin Barcelona unggul buat ketiga kalinya dalam laga yang penuh ketegangan.

Baca Juga : Prediksi Newcastle vs Man City 14 Januari 2026, Bro!

Meski harus main dengan sepuluh orang setelah Frenkie de Jong terima kartu merah di menit 90+1, keunggulan berhasil dijaga sampe akhir. Gelar juara pun diraih, tapi pekerjaan rumah di lini belakang tetep nunggu buat dibereskan.

Semoga Barcelona cepet perbaiki, bro! El Clasico tetep epik nih! ⚽🔥

Other Articles

Berita BolaBerita Olahraga

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.
GOBET