Siapa Emil Holm? Sosok Bek Sayap Raksasa 191cm Milik Juventus Nih!
Gobetnews – Gobetmania Yo, Emil Holm resmi jadi bagian dari skuad Juventus di bursa transfer Januari 2026. Dia didatengin langsung dari Bologna dengan kesepakatan pinjaman yang mengejutkan.
Bek kanan asal Swedia ini mendarat tepat sebelum jendela transfer ditutup. Manajemen Bianconeri gerak sangat lincah buat amankan tanda tangan sang pemain.
Juventus pinjam Holm sampe akhir musim kompetisi 2025/2026 nanti. Proses perpindahan ini ternyata libat pertukaran pemain yang cukup menarik.
Pemain Juventus asal Portugal yaitu Joao Mario resmi dilepas ke arah Bologna. Langkah strategis ini diambil demi jaga keseimbangan neraca keuangan klub.
Holm diproyeksikan bakal jadi pilar baru di lini belakang Juventus. Kehadirannya diharap bisa bawa dampak instan pada performa tim asuhan Spalletti.
Alasan Boyong Boga dan Holm
Kedatangan Jeremie Boga dari OGC Nice dengan status pinjaman bukan tanpa alasan. Chiellini sebut mantan pemain Sassuolo itu diplot buat lapis Kenan Yildiz yang mulai kelelahan.
Selain itu, Emil Holm didatengin lewat skema tukar guling sama Joao Mario yang hijrah ke Bologna. Masalah adaptasi fisik jadi alasan utama manajemen lepas Joao Mario.
“Kami cari seseorang yang bisa kasih istirahat sesekali buat Yildiz dan berguna buat beberapa pertandingan ke depan,” kata Chiellini ke DAZN Italia.
“Boga kenal Serie A dengan baik, dia bisa bikin perbedaan baik dari bangku cadangan maupun saat jadi starter, tapi dia baru pulih dari cedera dan butuh waktu buat capai kondisi terbaiknya,” tambahnya.
Mengenai pertukaran bek sayap, Chiellini kasih pandangannya secara teknis.
“Holm adalah bek sayap yang andal. Serie A sulit dan beda sama sepak bola Portugal, jadi Joao Mario punya beberapa masalah adaptasi,” jelas sang legenda klub.

Vlahovic Cedera, Icardi Bukan Solusi
Absennya Dusan Vlahovic selama kurang lebih satu setengah bulan memang bikin Juventus pusing. Tapi, Chiellini tegaskan bahwa cari pengganti instan harus sesuai dengan “kantong” klub.
Isu Icardi mencuat setelah Spalletti sempat mujinya di konferensi pers. Tapi, Chiellini lurusin bahwa pujian itu cuma sebatas konteks kualitas pemain, bukan sinyal transfer.
“Mauro Icardi muncul karena apa yang dikatakan pelatih dalam konferensi persnya, karena dia rujuk padanya dan Victor Osimhen sebagai contoh striker hebat, tapi nggak ada yang lebih dari itu,” tegas Chiellini.
“Saya bisa coret segala upaya pengejaran terhadap Icardi,” kuncinya.
Trauma Masalah Rumah Tangga
Senada sama Chiellini, Luciano Spalletti juga kasih penolakan yang lebih keras dan personal. Pelatih berkepala plontos itu singgung masa lalu Icardi yang kerap bawa masalah pribadi ke ruang ganti.
Spalletti nggak pengen harmoni timnya rusak oleh drama di luar lapangan. Dia pernah tangani Icardi dan tahu betul risiko yang dibawa sang pemain.
“Ada situasi lain yang dia bawa ke ruang ganti yang berkaitan dengan kehidupan rumah tangganya dan itu nggak seharusnya ada di ruang ganti,” kenang Spalletti.
“Jadi saya harus bicara dengannya. Ketika Anda berada di ruang ganti, Anda nggak bisa biarin pintu terbuka buat biarin masalah lain masuk,” lanjut eks pelatih Napoli itu.
“Dia anak yang baik, orang yang menyenangkan, dan penyerang yang fantastis. Tapi kami nggak pengen Icardi. Apakah itu bisa dimengerti?” pungkasnya.
Kolo Muani dan Mateta Terlalu Mahal
Selain Icardi, Juventus juga sempat dikaitin sama Randal Kolo Muani dan Jean-Philippe Mateta. Tapi, kedua nama ini dipastikan gagal merapat ke Turin karena alasan beda.
Kolo Muani terikat kontrak pinjaman di Tottenham, sementara Mateta dinilai terlalu mahal dan berisiko. Mateta sendiri sempat dikabarkan didekati AC Milan sebelum kepindahan itu batal karena gagal lolos tes medis.
“Mateta adalah pemain yang kami evaluasi, tetapi putusin buat nggak lanjut karena biaya dan risiko,” ungkap Chiellini jujur.
“Kolo Muani adalah pemain Tottenham, itulah kebenarannya,” tutup sang direktur.
