Solusi Krisis Lini Belakang, Man City Resmikan Marc Guehi Seharga 20 Juta, Bro!
Gobetnews – Gobetmania Yo, Manchester City bergerak cepat amankan tanda tangan kapten Crystal Palace, Marc Guehi nih, bro! Bek Timnas Inggris ini datangin sebagai jawaban instan atas badai cedera yang hantem lini pertahanan The Citizens.
Guehi resmi berlabuh ke Etihad Stadium dengan nilai transfer £20 juta. Angka ini terbilang ekonomis buat bek berkaliber internasional, ingat kontraknya di Palace bakal habis di akhir musim ini.
Pemain berusia 25 tahun itu udah lolos tes medis di hari Minggu sama tandatangani kontrak jangka panjang durasi lima setengah tahun.
Kedatangan Guehi jadi rekrutan gede kedua City di jendela transfer kali ini, susul pembelian Antoine Semenyo dari Bournemouth seharga £62,5 juta di 9 Januari lalu. Langkah ini sekaligus pupus harapan Liverpool yang sempet nyaris rekrut dia musim panas lalu.
Respons Atas Rapuhnya Pertahanan
Keputusan City percepat negosiasi Guehi awal bulan ini gak tanpa alasan. Cedera yang timpa pilar utama kayak Josko Gvardiol sama Ruben Dias maksa Pep Guardiola mutar otak.
Krisis ini terekspos jelas pas City takluk 0-2 dari tetangganya, Manchester United, Sabtu lalu.
Di laga itu, Guardiola terpaksa turunin lini belakang darurat. Nathan Ake (30 tahun) harus dampingi tiga pemain muda: Rico Lewis, Abdukodir Khusanov, sama Max Alleyne—yang rata-rata usia 21 tahun atau kurang. Bahkan, Alleyne kemudian diganti oleh Nico O’Reilly (20 tahun).
Minimnya pengalaman jadi titik lemah yang dieksploitasi lawan. Kehadiran Guehi diharap suntik kualitas, ketenangan, sama kepemimpinan yang sangat dibutuh saat ini.
Apa yang Guehi Bawa ke Etihad?
Secara statistik, Guehi salah satu bek paling konsisten di Premier League. Sejak awal musim lalu, dia masuk jajaran 10 besar bek tengah terbaik buat kategori clean sheets, duel sukses, duel udara, sampe umpan pemecah lini (line-breaking passes).
Tapi, nilai utamanya buat Guardiola terletak di kemampuan olah bola.
Pas lawan United, bek tengah City diberi banyak ruang, tapi mereka gagal manfaat karena absen distributor bola sekelas John Stones atau Dias. City kehilangan sosok yang bisa lakuin switch play atau lepas umpan panjang akurat.

Guehi solusi buat masalah itu. Dia piawai pake kedua kaki sama berani bawa bola keluar dari tekanan (ball carrier). Musim lalu, dia catat rata-rata 7,3 umpan panjang per 90 menit.
Fleksibilitasnya juga jadi aset vital. Dia biasa main sebagai bek tengah kiri maupun kanan di formasi empat bek, sama mampu isi seluruh posisi di skema tiga bek—taktik yang kerap dipake City pas pegang penguasaan bola.
Kepemimpinan untuk Barisan Muda
Selain aspek teknis, Guehi bawa mentalitas pemimpin. Dia kapten yang pimpin Palace kalahin City di final Piala FA Mei lalu, sama pilar penting yang bawa Inggris ke final Euro 2024.
Produk akademi Chelsea yang udah tampil 188 kali buat Palace ini dianggap sosok tepat buat bimbing para bek muda City kayak Khusanov sama Alleyne, ganti peran vokal Dias yang lagi absen.
Ingat kondisi fisik Stones sama Ake yang mulai rentan cedera, pembelian Guehi dinilai langkah cerdas: solusi jangka pendek buat krisis cedera, sekaligus investasi jangka panjang yang solid.
Guehi: Klub Terbaik di Inggris
Buat Guehi, kepindahan ini puncak dari perjalanan kariernya setelah tinggal Chelsea menuju Swansea, lalu bersinar di Palace sejak 2021.
Di pernyataan resminya, Guehi gak bisa sembunyi antusiasmenya. Guehi juga gak sungkan aku sangat bahagia sama sangat bangga bisa resmi sandang status sebagai pemain Manchester City.
“Langkah ini terasa kayak puncak dari semua kerja keras yang udah saya kasih di karier saya,” ujar Guehi.
Baca Juga : Brighton vs Bournemouth: Gol Salto Ajaib Remaja 18 Tahun Selamatkan Tuan Rumah dari Drama VAR, Bro!
“Saya sekarang di klub terbaik di Inggris sama jadi bagian dari skuad pemain yang luar biasa. Terasa menyenangkan bisa bilang hal itu,” pungkasnya.
Semoga Guehi bikin City lebih kuat, bro! Premier League makin panas nih! ⚽🔥
